Tetap semangat jam segini…:), ditemani akses internet via speedy paket unlimited (meskipun hanya paket 384 kbps
), serta notebook kelas pentium M (ternyata awet nih notebook looh) membandingkan kecepatan interface storage. Jadi ceritanya ada kebutuhan untuk upgrade aplikasi, tantanganya pertamanya adalah dibutuhkan downtime aplikasi yang sangat minimal (aplikasinya digunakan selama 24×7), tantangan kedua: kecepatan HBA (host bus adapter) alias FC antara server ke storage hanya 1 Gbps, karena usia storage cukup lama.
jadi inilah perbandingan kecepatan interface storage tersebut:

Adapun pilihannya adalah:
a. di simpan di dalam storage eksternal dengan interface HBA /FC-AL 1 Gbps
b. Disimpan di dalam disk internal yang menggunakan interface Ultra-320, dengan kecepatan 320 Mbps
Dengan mempertimbangkan kecepatan diatas, tanpa mempertimbangkan reliabilitas seperti soal RAID (karena hanya sementara), maka pilihan nya jatuh disimpan dalam disk internal . Namun walaupun begitu tetap akan di test dengan real data, berapa kecepatan yang didapat dengan mentransfer data sebesar 20 Gbyte, untuk sebagai komparasi.
*gambar diambil tanpa izin dari: gadgetophilia.com
Incoming search terms:
- bus eksternal
- kecepatan I/O